Stok Beras Berlimpah, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

banner 120x600
Surabaya – Tim Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Polda Jatim, bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, serta Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog Surabaya, melakukan operasi pasar terkait kelangkaan kebutuhan Bahan Pokok Penting (Bapokting) khususnya diwilayah Jawa Timur, jelang Ramadhan. 
Operasi tersebut dilakukan di pasar Pucang Surabaya, Indogrosir di Jalan Prapen Surabaya dan Gudang Bulog Divre Surabaya, di Jalan Buduran Sidoarjo. Dari Operasi ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, jika stok beras cukup banyak.
“Saya mengimbau kepada masyarakat ya, bahwa stok dari Bulog itu cukup banyak ya, jadi tidak perlu khawatir, sampai lebaran nanti insyaallah tersedia, sehingga kepada masyarakat belilah secukupnya, tidak usah panik, gak usah beli berlebihan tapi beli secukupnya,” imbaunya pada Selasa (27/2/2024), saat ditemui di pasar Pucang Surabaya.
Sementara itu, Pincab Bulog Surabaya Sugeng Hardono menambahkan. Stok di Bulog ada 130 ribu ton, dan di cabang Surabaya ada 30 ribu ton, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. 
“Pesan kami kepada masyarakat, jangan ikut-ikutan antri panjang lah wong berasnya ada kok, idah tenang di pasar kami sediakan, di kios-kios masyarakat kami juga sediakan, di retail modern kami juga kami siapkan,” ucapnya. 
“Kalo harga informasi dari dinas pertanian maupun pelaku pasar, gabah ini sudah turun. Saat ini gabah kisaran dari harga 75 sampai 78, jadi sudah turun jika dua minggu yang lalu mencapai diatas 8 ribu rupiah. Dan kami juga terinfo dari dinas-dinas pertanian, perkiraan bulan Maret itu panen, jadi makin tenang lagi masyarakat gak perlu panik lah,” tambahnya. 
Lebih lanjut, Sugeng Hardono juga mengatakan pihaknya juga akan terus melakukan operasi pasar dengan melakukan langkah konkrit untuk mendistribusi beras agar dapat di jangkau masyarakat. 
“Imbauannya nanti seperti saat ini juga, bahwa kami juga melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah dengan dinas-dinas di Kabupaten dan Kota, jadi kalo memang belum menemukan, kami juga datang ke masyarakat langsung juga, jadi tenang saja ya,” tandasnya. 
Ditempat yang berbeda,
Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Oki Ahadian Purwono didampingi Kanit III Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Donny K. Bara’langi menjelaskan atas perintah dan atensi Kapolda jatim Irjen Pol Imam Sugianto melalui Dirreskrimsus KBP Luthfie Sulistiawan satgas pangan jatim dan jajaran untuk melakukan pengecekan secara kontinyu. 
Seluruh personel satgas pangan Jawa Timur, baik dari jajaran Polda maupun Jajaran Polres, dalam dua minggu ini telah melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan, terutama beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan SPHP. 
“Setelah hasil pelaksanaan kita tadi di beberapa tempat beras Bulog SPHP itu tersedia, jadi distribusi Bulog pun sampai ke pasar, kemudian kita ke Indogrosir beberapa tempat, selain itu juga dari tim dilapangan lainnya juga melakukan pengecekan, jadi beras SPHP itu ada, gak perlu khawatir,” jelasnya. 
Selain itu, Lanjut AKBP Oki menjelaskan ada beberapa kios yang sudah di dirikan seperti di pasar Pucang Surabaya, atau TPID yaitu kios yang menyiapkan beras SPHP dari Bulog. 
“Jadi tadi harganya sesuai HET ya, Harga Eceran Tertinggi. Jadi gak usah khawatir pada masyarakat silahkan kalo ingin mencari beras SPHP maupun beras premium di Surabaya pasti ada, terutama di Indogrosir kita lihat juga bagus kayak merk Lahap tadi sesuai dengan harga eceran tertinggi ya,” paparnya. 
Untuk stok beras, setelah tim satgas pangan melakukan pengecekan di gudang Bulog Buduran, ada sekitar 30 ribu ton yang tersedia di Bulog Buduran, Sidoarjo. 
“Sementara, sampai dengan saat ini khusus untuk beras SPHP Bulog ini kita belum temukan adanya pelanggaran, tapi tetap kita akan awasi, baik dari distribusi sampai proses penjualan, jadi masyarakat juga tidak usah khawatir kita dari Satgas Pangan Jatim akan terus bersinergi dengan dinas terkait Bulog, Dinas Pertanian, Disperindag Provinsi akan terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi dari mulai hulu ke hilir,” pungkasnya. (din) 
banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *